Rote, Taklale.Com, Tiang miring, tiang patah, conductor putus, Jaringan Tegangan Rendah (JTR) melorot atau putus dan travo rusak adalah kenyataan yang dihadapi oleh PLN Unit Layanan Pelanggan Rote Ndao sebagai akibat dari badai Seroja yang melanda Rote Ndao pada tanggal 5 dan 6 April 2021 dan kerusakan berat tersebut berada pada jaringan Busalangga – Nemberala. Demikian disampaikan oleh Penanggung Jawab Kantor Jaga Busalangga, Decky Mooy dan Penanggung Jawab Kantor Jaga Nemberala, Lucky Gazpersz ketika ditemui oleh Taklale.Com pada Sabtu, 10 April 2021 ketika melakukan perbaikan di Kelurahan Busalangga.

            Lebih lanjut Decky Mooy mengatakan bahwa adanya pohon tumbang yang menimpa kabel dan tidak hanya membuat kabel tersebut jatuh ke tanah tetapi juga menyebabkan adanya tiang yang patah bersama jaringan A3 dan untuk perbaikannya dibutuhkan waktu yang cukup lama, belum lagi dengan Sambungan Rumah (SR) yang terlepas dari instalasinya tambah Lucky Gazpersz.

Untuk mengatasi perbaikan jaringan tersebut, PLN ULP Rote Ndao melakukan secara tim dikoordinir oleh Supervisor Tehnik PLN ULP Rote Ndao, Arya Widi. Lebih lanjut Arya Widi mengatakan bahwa seluruh komponen yang ada di PLN ULP Rote Ndao dikerahkan untuk memperbaiki jaringan dan telah memberikan hasil yang baik karena sejak tanggal 7 April listrik telah menyala pada beberapa kecamatan, kecuali pelanggan yang berada di jaringan Busalangga Nemberala.

Listrik yang bisa menyala dalam waktu yang tidak terlalu lama setelah badai Seroja ini berlalu kata Arya Widi juga tidak terlepas dari bantuan masyarakat Rote Ndao yang bahu membahu membantu pembersihan pepohanan yang rubuh, menarik pohon yang ditebang dan berbagai hal yang bisa dilakukan.(IYSL)