Malam minggu di jalanan kota Kupang terlihat begitu ramai. Ada pejalan kaki yang menyusuri malam Kota Kupang dengan berjalan kaki. Ada juga kumpulan anak muda degan berbagai merek sepeda motor. Jejeran penjual jagung bakal seputaran Jl.El Tari pun dijejali para pengunjung. Ada yang berduadua sembari membagi kasih. Namun ada juga yang bergerombol, berbagi suka, canda tawa pun lepas. Entah apa yang dipercakapkan dan dibicarakan

                Di salah satu bagian Jl. El Tari terlihat sekumpulan brother-brother gagah. Tidak jauh dari kumpulan para brotha tersebut berjejer rapi motor gede. Setelah didekati ternyata kumpulan motor itu adalah milik pada brotha yang tergabung dalam Kupang Tiger Club (KTC). “Malam, kami mau bergabung dengan kami?” tanya salah seorang brotha yang berada dalam kumpulan yang kemudian mengenalkan diri sebagai Ronny Malelak. Dalam percakapan yang berlangsung penuh persaudaraan tersebut, Roni bercerita bahwa KTC selalu berkumpul mulai Pkl.20.00 WITA – Pkl.22.00 WITA. Saat berkumpul kami berbagi cerita dan sekedar melepas letih dari aktivitas keseharian. KTC hadir karena adanya kesamaan kegemaran atau hobby di bidang otomotif khususnya para pemilik motor Honda Tiger. Komunitas ini terbentuk dari gagasan tiga brother yang ingin membuat sebuah komunitas motor khususnya motor honda tiger sekaligus mempererat hubungan persahabatan diantara brother-brother Tiger Kupang. “Awalnya kami bertiga sempat duduk bersama menggagaskan ide untuk membentuk Kupang Tiger Club dengan tujuan mencari teman sebanyak-banyaknya yang memiliki kesamaan dan hobby akan motor tiger dan otomotif di Kupang ungkap Roni seraya menambahkan 2 (dua) orang temannya yang lain adalah Harry Balawa dan Konny Diron.

                Setelah melalui perjalanan sang waktu akhirnya terkumpul 23 orang yang bersepakat berhimpun dalam wadah KTC. Supaya KTC dapat dikelola dengan baik dibentuklah badan pengurus dan diresmikan pada tanggal 13 Maret 2010. KTC dinahkodai oleh Ronny Malelak sebagai Ketua, Rixal Koironi sebagai Wakil Ketua, Yansen Meko sebagai Sekretaris dan Oris Ndun sebagai Bendahara. Kepengurusan juga dilengkapi dengan Divisi Umum dan Organisasisi dikoordinir oleh Roman Erap, Divisi Hubungan Masyarakat dikoordinir oleh Def Manafe, Divisi Keamanan dikoordinir oleh Robert Tanehe, Divisi Touring dikoordinir oleh Yesri Ello, dan Divisi Teknik dan Pelaksana serta Pembantu Umum dikoordinir oleh Frengky Rihi dan semua anggota KTC terbagi pada masing-masing divisi.

                Ditambahkan brother Harry Balawa, salah satu pencetus KTC, kegiatan-kegiatan yang dilaksanakan diprogramkan dan direncanakan secara baik. Menurut Harry, ada 5 (lima) konsep yang sudah disusun yaitu (1), bakti sosial (2), touring, (3), rekreasi (4), festival otomotif kota dan (5), kerja sama dengan pemerintah dan perusahan swasta dalam membuat sebuat event. Konvou setiap malam minggu dan bakti sosial berupa kunjungan ke Panti Asuhan dan pembagian sembako sudah kami lakukan, Panti Asuhan Kasih Agape di Sikumana adalah salah satu Panti Asuhan yang telah dikunjungi.

                Care, Friendly and Touring adalah hal mendasar yang sangat melekat di hati para brother-brother KTC. Tiga kata ini merupakan kunci utama mempererat hubungan persaudaraan di antara mereka. Care artinya peduli, dimana menurut Harry Balawa diantara sesama brother  harus ada kepedulian. Friendly artinya persahabatan walaupun berbeda latar belakang diantara brother-brother KTC tapi lewat persahabatan semua perbedaan menjadi indah. Touring adalah kesatuan dalam kebersamaan dari anggota brother-brother KTC yang diwujudkannyatakan lewat tour bersama. Ada pepatah mengatakan “tak kenal maka tak disayang”. Maka inilah Kupang Tiger Club yang hadir dalam keberadaan mereka para brother-brother Kota Kupang yang mempunyai misi cinta akan kedamaian dan selalu hidup dalam kebersamaan. (ditulis oleh Tika dan dimuat di Tabloid Mingguan TIMORENSE  edisi II, 3 – 9 Oktober 2011)

ilustrasi foto : MotoExpertz