Taklale.Com,-Rote,- Gereja Masehi Injili di Timor (GMIT) Jemaat Lole Tengah Klasis Lobalain yang terdiri atas Mata Jemaat Efrata Dakek, Mata Jemaat Elim Helebeik dan Masaneda Noanadale akan melakukan Ibadah Minggu, 11 Juli 2021 di Rumah, demikian disampaikan oleh Pnt.Reoriki J. Lazarus,S.Pd. Anggota MJ Mata Jemaat Elim Helebeik yang juga adalah Ketua Pemuda GMIT Klasis Lobalain.

Lebih lanjut Pnt. Reoriki yang biasa disapa dengan panggilan Riky ini mengatakan bahwa Jemaat Elim akan melakukan Ibadah Minggu di Rumah sebagai tindak lanjut atas hasil pemeriksaan terhadap Jemaat Elim Helebeik hari Jumat (09/07/2021) dan hasilnya 1 (satu) orang dinyatakan positif covid-19. Tata Ibadah dan kotbah telah dibagikan kepada setiap keluarga melalui Majelis Jemaat yang bertugas di rayon sejak hari Jumat hingga Sabtu (10/07/2021).

Hal senada juga disampaikan oleh Pnt. Yuliana Dethan-Balukh, Wakil Ketua Majelis Mata Jemaat Efrata Dakek yang mengatakan bahwa Jemaat Efrata Dakek juga akan beribadah minggu di rumah. Sebenarnya tidak ada Jemaat Efrata Dakek yang positif Covid-19 namun cara ini dilakukan untuk meminimalisir penyebaran covid-19, tegas Pnt.Yuliana.

Sementara itu Pnt. Bernad Pah menyampaikan bahwa Jemaat Masaneda Noanadale tetap Ibadah Minggu di Rumah pada tanggal 11 Juli 2021 karena hari ini bertambah lagi 1 (satu) orang yang positif. Bertambahnya Jemaat Masaneda Noanadale yang positif karena hari ini (Sabtu,10/07/21) diadakan pemeriksaan bagi keluarga yang kontak erat dengan yang sudah positif covid-19 pada Selasa lalu (06/07/21). Sehingga jumlah Jemaat Masaneda Noanadale yang positif Covid-19 berjumlah 13 (tiga belas) orang, terdiri atas 2 (dua) orang laki-laki dewasa, 4 (empat) orang perempuan dewasa, 6 (enam) orang anak laki-laki dan 1 (satu) orang anak perempuan. Dari ke-13 (tiga belas) orang tersebut ada 3 (tiga) orang Majelis Jemaat dan 1 (satu) orang Calon Vikaris. Dengan demikian ada 14 (empat belas) orang dari Jemaat Lole Tengah yang positif Covid-19.

Baca Juga  Dimonim Air layani penerbangan Kupang - Pantar

Tentang adanya yang negatif pada test antigen Selasa lalu (06/07/21) tapi menjadi positif pada test antigen Sabtu (10/07/21) telah disampaikan sebelumnya kepada yang kontak erat dengan yang postif oleh drg.Gevilawati Pandie, Kepala Puskesmas Ba’a bahwa hal tersebut terjadi karena gejalanya baru muncul pada saat test ke-2. (iysl)